Weather (state,county)

Breaking News

Usai di "sedot" waria,kakek 63 tahun meninggal dunia


Binjai
Kita tak pernah tau kapan ajal akan menjemput,entah di saat sedang beribadah,sedang berjudi,sedang mabuk,atau bahkan sedang berhubungan intim dengan pasangan yang tidak sah (zina),seperti yang terjadi baru-baru ini seorang kakek berusia 63 tahun,harus meninggal di saat yang tidak baik.
Seusai “disedot” (bencong), pria berinisial IW (63) warga Jalan Bantara Raya Liingkungan XII, Kelurahan Berngam, Kecamatan Binjai kota, ditemukan tewas di tempat, Senin (18/11/2019) sekira pukul 04:15 WIB.
IW ditemukan tak bernyawa setelah sebelumnya mengalami kejang-kejang di salah satu bangunan, tepatnya di Jalan Seokarnao-Hatta, Lingkungan IV Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur, Binjai.
Kronologis kejadian tewasnya IW, berawal ketika saksi berinisial MYL alias Amanda yang tidak lain ialah teman kencan korban, tengah menunggu pelanggan di sekitar lokasi kejadian, disaat bersamaan, korban pun datang dan meminta untuk “disedot” oleh sang waria dengan tarif seperti biasa yaitu sebesar 30 ribu rupiah.
Tidak perlu waktu lama bagi Amanda untuk langsung mengeksekusi permintaan dari pelanggannya tersebut, namun, setelah mendapatkan servis oleh sang waria, IW malah kejang-kejang dan kaku tak bergerak di lantai tempat mereka melakukan hubungan.

Melihat pelanggannya tergeletak tak bergerak di lantai, Amanda pun melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian, mendapat aduan tersebut, personel Polsek Binjai Timur, langsung bergegas ke lokasi kejadian untuk melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP).
Dari hasil olah TKP sementara, personil kepolisian tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh IW, selanjutnya mayat korban diboyong ke RSUD Dr. RM. Djoelham Binjai, guna kepentingan otopsi dan setelah dihubungi petugas, pihak keluarga langsung membawanya ke rumah duka untuk dikuburkan.
Selain tubuh korban, petugas kepolisian juga turut mengamankan beberapa barang bukti diantaranya, satu unit sepeda motor, kartu indetitas milik korban, Handphone, dan sejumlah uang tunai.
Saat dikonfirmasi, peristiwa penemuan mayat pria tersebut dibenarkan oleh Kasubbag Humas Polres Binjai, Iptu Siswanto Ginting, 
“Benar, kita menerima laporan tentang kejadian itu, dan setelah kita lakukan oleh TKP, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, pihak keluarga juga sudah ikhlas serta membuat surat pernyataan tidak ingin dilakukan visum pada tubuh IW, ujar Siswanto Ginting.
Sementara itu tokoh agama yang tak ingin disebutkan namanya berharap kejadian ini bisa menjadi cambuk pengingat,bahwa ajal bisa datang kapan saja,dan belia mengajak kita untuk senantiasa berbuat baik dan beribadah kepada Allah,"semoga hal ini bisa di jadikan pelajaran,perbanyak berbuat baik dan beribadah sesuai agama kita masing-masing" pungkas beliau

1 komentar: