Weather (state,county)

Breaking News

Kepala manusia untuk tumbal supaya bangunan kokoh?


Dahulu sewaktu kecil sering kali kita dengar bahkan sampai saat ini,jika ada pembangunan gedung,pembuatan jembatan atau lain nya Pasti selalu saja di kaitkan dengan tumbal kepala manusia, bahkan untuk menghindari tumbal kepala manusia ada saja orang yang menyembelih memberi kepala sapi/kerbau atau lain nya. Dengan maksud untuk menghindari tumbal kepala manusia.

nah teman-teman sudah tahu belum asal muasal tumbal kepala itu?
Hal ini sangat menarik untuk kita bahas,agar bisa meluruskan persepsi negatif di masyarakat.Serta supaya isu itu tidak termakan mentah mentah yang justru bisa membuat gaduh dan keresahan.

Cerita mengenai tumbal kepala untuk dijadikan fondasi jembatan atau pembangunan lain nya sudah ada sejak masa penjajahan ratusan tahun lalu.
saat itu negeri ini masih mengandalkan rakit untuk menyeberang sungai.
Lalu datanglah insinyur-insinyur Belanda untuk membangun burg atau jembatan sebagai sarana penyeberangan sungai.

Karena minimnya pengalaman yang dimiliki warga, mereka kebingungan dan bertanya kepada para meneer tersebut.
“Bagaimana cara yang ampuh agar kami bisa membangun jembatan yang kuat dan awet?”
“Dengan ini!” jawab salah seorang meneer sambil menempelkan jari telunjuknya tepat di kepala orang yang bertanya.

Dari dialog tersebut, warga berasumsi bahwa untuk membangun jembatan yang kokoh, maka harus menggunakan kepala manusia sebagai tumbal.
Padahal maksud para meneer Belanda, saat ia menunjuk kepala, itu berarti menggunakan isi kepala untuk menghasilkan jembatan yang kokoh, alias menggunakan otak untuk berfikir.

Nah dari sini lah mitos tumbal kepala manusia itu menyebar hingga saat ini.
Jadi sudah tahu kan sekarang,asal muasal tumbal kepala manusia?
Untuk itu tidak perlu berfikir negatif dan termakan mitos lagi ya!

Tidak ada komentar