Weather (state,county)

Breaking News

Wabah DBD kian marak, Agus tori tokoh masyarakat usulkan Fogging

Agustori Tokoh masyarakat sungkai selatan, mantan anggota DPRD lampung utara

Sungkai selatan-sungkaibungamayang.com
Selain virus corona yang baru saja muncul di wuhan china akhir tahun 2019 ada juga wabah DBD yang hampir setiap tahun wajib menjadi perhatian, terutama saat pergantian musim kemarau ke musim penghujan,

Wabah DBD jika tidak di tangani serius, sungguh bisa menyebabkan kematian,
Hal ini lah yang membuat Agus tori tokoh masyarakat sungkai selatan yang juga mantan anggota DPRD lampung utara 2014-2019 ini kian bersuara,
Status facebook agustori (04/02/2020)


Melalui akun facebook nya agus tori sangat mengharapkan perhatian dari kepala dinas kesehatan lampung utara agar dapat menangani serius perihal wabah DBD ini,
"Buk kadis kesehatan Lampung Utara di desa saya sudah banyak yang kena DBD tapi belum di poging buk kadis, tepat nya desa ketapang pasar minggu buk tolong perhatian nya buk kadis" begitulah isi dari status facebook Agustori.

Ragam komentar merespon status agus tori yang merupakan tokoh masyarakat sekaligus mantan anggota DPRD lampung utara 2014-2019 salah satu nya ialah komentar akun facebook hendra surya yang mengusulkan untuk melaporkan kejadian Wabah DBD ke puskesmas "Laporan sina haguk puskesmas lain haguk kadis" begitulah isi komentar hendra surya

Namun agustori menanggapi bahwa sudah di lakukan laporan ke puskesmas hanya saja belum ada tanggapan
"Radu tapi makmi tanggapan jak puskes kadis hina sai ngebekom kebijakan tetangga ku nayah sai kena DBD, lamun kak mati pai makmi guna bos"

Saat di konfirmasi melalui telpon pribadi nya, agustori sangat berharap agar dapat segera di lakukan fogging, untuk menanggulangi dan mengurangi penyebaran wabah DBD yang kian marak terjadi khususnya di desa ketapang kecamatan sungkai selatan kabupaten lampung utara " ya saya selaku masyarakat di desa ketapang, sangat berharap pemerintah dapat segera melakukan tindakan, mengingat wabah DBD ini bisa menyebabkan kematian jika tidak di tangani dengan serius" ucap nya

Sementara itu Hj. Patrisia S.H selaku kepala desa ketapang saat di konfirmasi melalui whatsapp pribadinya mengaku sudah melakukan laporan baik secara lisan dan tertulis atas kejadian wabah DBD di desa ketapang kepada pihak terkait, " saya selaku pemerintah desa ketapang, sudah melaporkan hal ini kepada pihak terkait baik secara lisan dan tertulis, harapan saya semoga hal ini bisa segera menjadi perhatian dinas kesehatan agar segera dapat mengambil tindakan" imbuh nya.
*Aga Gumantara

Tidak ada komentar