Weather (state,county)

Breaking News

GSG dan Balai adat kerap dijadikan tempat Ehem Ehem, Ria Yuliza Siap tindak tegas oknum secara Hukum maupun Adat


Sungkai selatan-sungkaibungamayang.com
Sungguh miris melihat kenyataan, bangunan GSG dan Balai adat di Desa Ketapang Sungkai selatan yang semestinya digunakan untuk kegiatan-kegiatan adat maupun kegiatan lain nya kini berubah menjadi lokasi yang sering digunakan oleh oknum muda-mudi sebagai tempat Ehem Ehem,

Hal ini dibuktikan Saat Edo Ricardo dan tim sanggar bumi ratu menari (sabtu 18/07/20) hendak membuat sebuah video pendek bertemakan adat budaya lampung, Setelah selesai mengambil video pendek Edo dan tim terkaget bukan kepalang saat hendak turun dari tangga balai adat, melihat dua pasang pelajar sedang berbuat tidak senonoh.

" Awal mula kami ke balai adat untuk membuat video pendek karena kebetulan view nya pas di balai adat karena berkaitan dengan adat,setelah hendak pulang dan turun tangga kami terkaget melihat dua oknum pelajar itu melakukan hal tidak senonoh di bawah tangga, tapi kami bingung hendak melakukan apa sehingga saya berinisiatif memvideokan kelakuan mereka dan saya beritahukan kepada buk camat sungkai selatan" pungkas Edo

menyikapi hal itu Ria Yuliza S.Pd M.H, selaku camat sungkai selatan siap mengambil tindak tegas baik sanksi secara hukum maupun sanksi berupa adat bila kelak kedapatan oknum yang melakukan hal-hal serupa baik di GSG ataupun Balai adat sungkai selatan,
" Saya selaku pemerintah kecamatan tidak akan segan-segan menindak oknum yang kedapatan melakukan hal tidak senonoh dan akan kami laporkan kepada pihak berwajib serta akan di sanksi berdasarkan kesepakatan tokoh adat atau peraturan adat yang berlaku" ujar nya.

Sementara itu Adi Sanjaya gelar Suntan Anom jaya sampurna salah satu tokoh adat yang ada di sungkai menuturkan
"dalam hal-hal hukum adat ada yang di sebut "Silip, Cepala dan Ila-ila" seperti membunuh, murtad, hamil di luar nikah atau tindakan asusila Sanski paling berat adalah Denda dan di usir dari tiyuh atau kampung namun bila melanggar hukum akan tetap di sanksi juga secara hukum itu berdasarkan buku panduan peraturan adat marga bungamayang sungkai" tutup nya.
*Agt

Tidak ada komentar